ZMedia Purwodadi

Masyarakat Pertanyakan Rebranding RSUD Cibabat, Minta Pemkot Prioritaskan Perbaikan Pelayanan

Table of Contents

 

CIMAHI – Rencana Pemerintah Kota Cimahi melakukan rebranding RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya menuai tanggapan dari masyarakat. Salah seorang warga Kota Cimahi, Anton Sugianto, menyampaikan pandangannya kepada awak media di Cimahi, Selasa (21/7/2026).

Anton menilai pemerintah sebaiknya tidak terburu-buru mengganti nama rumah sakit sebelum memastikan adanya perbaikan nyata dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Jangan buru-buru mengganti nama RSUD Cibabat. Jawab dulu pertanyaan rakyat, apa yang sebenarnya sedang diperbaiki, pelayanan atau sekadar identitas?" ujarnya.

Anton mengaku menyampaikan pendapatnya sebagai masyarakat yang pernah memiliki pengalaman kurang menyenangkan saat mendapatkan pelayanan di RSUD Cibabat. Menurutnya, pengalaman tersebut membuat dirinya mempertanyakan apakah perubahan nama akan berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan.

Ia menegaskan bahwa pergantian nama maupun identitas visual tidak otomatis menyelesaikan persoalan yang selama ini masih dirasakan sebagian masyarakat.

"Nama baru tidak menghapus luka lama. Logo baru tidak otomatis melahirkan pelayanan baru. Rakyat tidak berobat kepada sebuah nama, rakyat berobat kepada sebuah pelayanan," katanya.

Dalam keterangannya, Anton juga mempertanyakan alasan perubahan nama menjadi prioritas serta manfaat konkret yang akan diterima pasien. Menurutnya, kepercayaan masyarakat seharusnya dibangun melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Anton mengutip prinsip pelayanan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menempatkan kualitas pelayanan sebagai tujuan utama penyelenggaraan layanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan tidak menolak adanya perubahan di lingkungan rumah sakit milik pemerintah, namun berharap perubahan tersebut lebih difokuskan pada peningkatan pelayanan dibandingkan perubahan identitas.

"Saya tidak menolak perubahan. Saya hanya menolak apabila perubahan lebih sibuk mempercantik wajah daripada memperbaiki pelayanan," tutupnya.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kota Cimahi maupun manajemen RSUD terkait tanggapan atas pernyataan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat penjelasan dari pihak terkait sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi.

Red***

Posting Komentar