“Saya sangat terima kasih sekali kepada beliau, Bapak Prabowo sudah menyempatkan untuk bertemu dengan warga Indonesia di sini. Walaupun sekedar berjabat tangan, saya sangat tersentuh sekali. Saya sangat terhormat, bisa bertemu dengan beliau,” kata Ruth, warga asal Blitar yang telah menetap selama 23 tahun di Prancis, dikutip dari siaran pers BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta.
Ruth mengaku tidak mampu menyembunyikan rasa harunya saat bertemu Presiden Prabowo untuk pertama kalinya di hotel tempat kepala negara bermalam selama berada di Paris.
“Bienvenue, Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ucap Ruth, menyampaikan ucapan selamat datang dalam bahasa Prancis kepada Presiden.
Antusiasme serupa juga ditunjukkan para mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Prancis.
Reval bersama Evelyn dan Syeril mengaku bangga memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan Presiden Prabowo.
“Perasaannya sangat bangga dan sangat senang bisa bertemu dengan Bapak Presiden secara langsung. Apalagi kami 'as a student' di Prancis ini merupakan suatu 'opportunity' yang tidak semua orang bisa. Jadi, kami sangat senang sekali,” ujar Reval.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo berbincang singkat dengan para mahasiswa.
Presiden menanyakan bidang studi dan jenjang pendidikan mereka, sekaligus memberikan dorongan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh.
“Tentunya terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menyempatkan waktu untuk berdiskusi sama kami, meskipun kita cuma 'student'. Itu bukan 'approach' yang bisa kita dapat setiap hari. Jadi, kita merasa bangga dan tentunya senang bisa berdiskusi dengan Bapak Presiden,” kata Evelyn.
Para mahasiswa menilai hubungan Indonesia dan Prancis yang terjalin baik selama ini telah memberikan manfaat nyata, khususnya bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di negara tersebut.
“Terima kasih untuk Bapak Presiden sudah menjalin hubungan yang sangat baik dengan Prancis. Sebagai kita juga mahasiswa merasakan sekali 'benefit'-nya di sini dan juga semoga ke depan bisa menyebarkan 'cultural things' tentang Indonesia juga ke seluruh dunia,” ujar Syeril.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan diaspora Indonesia di Paris menjadi momen yang mempererat kedekatan emosional dengan Tanah Air sekaligus menegaskan bahwa warga negara Indonesia di luar negeri tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. (Antara)

0 Komentar